Solusi Aqiqah Tangerang Terbaik

Apakah Boleh Membagikan Daging Aqiqah yang Masih Mentah?

Assalamu’alaikum semuanya! Kembali lagi untuk bagi-bagi ilmu. Sebelumnya, di sini kalian sudah pernah dapat daging aqiqah? Jika ya, biasanya dagingnya itu berupa yang matang (masak) atau mentah? Mungkin beberapa dari kita sudah seringkali melihat daging aqiqah yang sudah jadi atau masak. Bahkan banyak sekali bisnis-bisnis aqiqah yang menjual daging aqiqah sudah masak (matang). Namun, pernah kah kalian melihat aqiqah dengan daging yang masih mentah? Apakah sebenarnya boleh jika kita membagikan daging aqiqah yang masih mentah? Untuk jawaban lengkapnya, yuk cari tahu dan simak pembahasan di bawah ini.

Inti dari Aqiqah

Sebelum kita lanjut ke inti pembahasan, sebenarnya apa sih maksud dari aqiqah itu? Aqiqah adalah perayaan bagi para orang tua muslim untuk mengungkapkan rasa syukur atas rahmat Allah SWT. Pada dasarnya, aqiqah sendiri memiliki tujuan untuk “berbagi kebahagiaan” antar sesama umat manusia. Cara berbaginya ialah dengan membagikan daging aqiqah.

Membagi Daging Aqiqah yang Mentah atau Matang?

Sebenarnya, ada 2 cara berbagi daging aqiqah, yakni:

  1. Membagi daging aqiqah yang masih mentah
  2. Membagikan daging aqiqah yang sudah masak

Kok bisa? Ternyata, berdasarkan Imam Ibnu Sirin, daging aqiqah bisa digunakan untuk keperluan apa saja dan dibagikan dengan cara apa saja.

Disebutkan pada kitab Almughni:

Artinya: “Gunakanlah daging aqiqah sebagaimana keperluan (yang kamu mau).”

Hal ini bisa ditafsirkan bahwa daging aqiqah bisa dibagikan mentah maupun masak, sesuai keperluan yang ditujukan.

Namun, dari kedua hal, pasti ada yang lebih baik dan dianjurkan. Dalam kita Almusfashshal fi Ahkamil dikatakan:

Artinya: “Kebanyakan ulama menganjurkan agar daging aqiqah tidak dibagikan dalam keadaan mentah, akan tetapi dimasak terlebih dahulu lalu disedekahkan kepada orang fakir.”

Menurut Imam Ibnu Qayyim Aujaziyah dalam kitab Tuhfatul Maudud, alasan terbesar kenapa daging aqiqah yang sudah masak lebih dianjurkan ialah agar penerima daging aqiqah tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk mengolah daging aqiqah. Terlebih, untuk fakir miskin, mereka bisa menikmati daging aqiqah dengan tenang tanpa repot memikirkan biaya gas, kompor, minyak, bumbu, dan lain sebagainya.

Jadi begitu jawabannya teman-teman. Semoga ilmu ini bisa bermanfaat bagi kita semua, Aamiin.