Solusi Aqiqah Tangerang Terbaik

Mana yang Lebih Penting: Aqiqah atau Kurban Dulu?

Mana yang Lebih Penting: Aqiqah atau Kurban Dulu? Apakah kamu bingung dalam membuat keputusan apakah harus melaksanakan aqiqah untuk si buah hati yang baru lahir terlebih dahulu atau berkurban untuk menyambut hari raya Idul Adha? Kebingungan ini tidak dialami kamu seorang diri, orang lain dengan latar belakang berbeda tapi memiliki posisi yang sama denganmu juga mengalami kegelisahan yang sama. Maka dari itu, melalui artikel ini, kami berharap banyak pembaca yang akan teredukasi dengan baik, sehingga bisa menentukan pilihan yang tepat sesuai syariat agama Islam. Sebelum mengambil keputusan harus memilih aqiqah atau kurban, ada baiknya kamu mengetahui hukum syariat tentang keduanya. Yuk disimak ulasannya dibawah ini; Aqiqah merupakan sembelihan hewan kurban untuk anak yang baru lahir dan dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahirannya. Hukumnya gimana? Hukum pelaksanaan aqiqah adalah sunnah muakkad sesuai sabda Nabi saw yang isinya; “Setiap anak yang dilahirkan itu terpelihara dengan aqiqahnya dan disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur, dan dierikan nama untuknya.” (HR. imam yang lima, Ahmad, dan Ashabush Sunan dan dishohihkan oleh Tirmidzi) Bagaimana bila orangtua si anak tidak memiliki kemampuan rezeki hingga 7 hari terlewati? Jawabannya, jika orangtua si anak tidak mampu, bisa melakukan aqiqah pada hari ke-14, ke-21, atau kapapun saat memiliki rezeki yang memadai. Namun, bagaimana bila kondisinya berdekatan dengan idul adha dimana setiap umat muslim harus berkurbang? Mari kita bahas. Bila harus memilih, disarankan untuk mengutamakan berkurban terlebih dahulu ketimbang aqiqah dengan alasan berikut ini;

  1. Perintah berkurban ini ditujukan kepada setiap orang yang mukallaf dan memiliki kesanggupan, berbeda dengan perintah aqiqah yang pada asalnya ditujukan kepada ayah dari bayi yang baru lahir
  2. Namun, apabila orangtua si anak menginginkan aqiqah dan kurban dilaksanakan bersamaan juga diperbolehkan dengan rujukan berikut ini; “apabila seseorang berniat dengan satu kambing yang disembelih untuk kurban dan aqiqah, maka kedua-duanya dapat terealisasi. (Kitab Tausyikh karya Syekh Nawawi al-Bantani).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *