ZAQIQAH

Kenali Syarat Jenis Hewan Aqiqah

Kenali Syarat Jenis Hewan Aqiqah

Assalamu’alaikum semuanya! Kali ini kita akan membahas tentang aqiqah lagi, nih. Sebelumnya kalian tahu tidak apa itu aqiqah? Aqiqah ialah suatu perayaan sebagai wujud syukur lahirnya sang bayi. Pada aqiqah, ada tradisi yang sangat terkenal, yakni pembagian daging qurban. Sama halnya seperti perayaan Idul Adha, aqiqah juga identik dengan hewan qurban. Namun, di zaman modern seperti sekarang ini, sudah banyak usaha yang mengurus aqiqah, sehingga kita bisa tinggal terima jadi.

Meskipun begitu, kita juga harus tahu syarat jenis hewan aqiqah. Apa saja itu? Yuk, simak baik-baik pembahasan di bawah ini.

Jenis Hewan Aqiqah

Dalam aqiqah, terdapat syarat jenis hewan yang digunakan/disembelih. Berdasarkan riwayat hadits, Rasulullah SAW menggunakan hewan kambing. Selain kambing, bisa juga menggunakan jenis hewan seperti domba, kibsy, ataupun gibas.

Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:

“Janganlah kalian menyembelih kecuali musinnah. Kecuali jika terasa sulit bagi kalian, maka semebelihlah jadza’ah dari domba.” (HR. Muslim no. 1963).

Selain itu, hewan aqiqah harus bebas dari penyakit ataupun cacat. Berdasarkan hadits riwayat Al Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhuma:

Artinya:

“Rasulul bersabda: “Ada 4 ciri hewan cacat yang tidak boleh digunakan sebagai qurban: (1) buta sebelah dan jelas sekali kebutaannya; (2) sakit dan tampak jelas sakitnya; (3) pincang dan tampak jelas pincangnya; (4) sangat kurus sampai tidak punya sumsum tulang.”

Kriteria Umur dan Jenis Kelamin Hewan Aqiqah

Seperti halnya hewan qurban pada umumnya, hewan yang digunakan pada aqiqah harus berumur minimal 1 tahun untuk kambing. Untuk hewan seperti domba, minimal harus berusia 6 bulan. Untuk jenis kelaminnya, boleh menggunakan jantan maupun betina. Namun, lebih baik lagi jika menggunakan hewan aqiqah jantan.

Jumlah Hewan Aqiqah

Pada aqiqah, terdapat perbedaan jumlah hewan. Perbedaan ini didasari oleh gender (jenis kelamin) sang bayi. Jika bayi berjenis kelamin laki-laki, maka harus menggunakan 2 ekor kambing. Sedangkan untuk bayo perempuan menggunakan 1 ekor kambing saja. Besar hewan aqiqah pun harus sama. Namun, jika orang tua bayi laki-laki tidak mampu membeli 2 ekor kambing, maka diperbolehkan menggunakan 1 ekor kambing saja. Berdasarkan hadits riwayar Ibnu’ Abbas:

 

Artinya:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengakikahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing satu ekor gibas (domba).” (HR. Abu Daud no. 2841. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.

Jadi itulah syarat jenis hewan aqiqah. Semoga ilmu ini bermanfaat bagi kita semua, Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *